Additional information
Judul | Deskripsi Silvatik Rodent Hutan Inti Bandealit Meru Betiri |
---|---|
Penulis | Yudied Agung Mirasa |
ISBN | 978-623-94216-8-7 |
Jumlah Halaman | i-viii+78 hlm |
Ukuran Buku | 15.5 cm x 23.5 cm |
Rp100.000
Explorasi yang dilakukan di Taman Nasional Meru Betiri kawasan Bandealit Jember Jawa Timur ditemukan tiga spesies tikus yaitu Maxomys surifer, Rattus exulans, dan Rattus tanezumi. Tiga spesies kelelawar diantaranya Chaerophon pilacatus, Rhinolophus affinis, dan Macroglossus minimus. Total ektoparasit yang ditemukan berjumlah empat yaitu Xenopsylla cheopis, Laelaps nutalli, tick (caplak), dan Dendrochernes. Selain itu, juga ditemukan satu spesies endoparasit yaitu Mastophorus muris. Spesimen uji Rodentia, Chiroptera, dan Ektoparasit tidak ditemukan bakteri Leptospira dan Yersinia pestis (PES). Akan tetapi, salah satu spesimen Rodentia ditemukan adanya hantavirus. Hantavirus dapat menyebabkan ganggguan kesehatan pada manusia seperti kelainan paru – paru dan ginjal yang dapat menyebabkan kematian sehingga perlu adanya antisipasi penyebaran infeksi hantavirus antar reservoir host sehingga dapat mencegah penyebaran infeksi pada manusia.
Judul | Deskripsi Silvatik Rodent Hutan Inti Bandealit Meru Betiri |
---|---|
Penulis | Yudied Agung Mirasa |
ISBN | 978-623-94216-8-7 |
Jumlah Halaman | i-viii+78 hlm |
Ukuran Buku | 15.5 cm x 23.5 cm |
Reviews
There are no reviews yet.